Untuk Apa Allah Ciptakan Bintang?


Bismillah, beberapa hari belakangan mata ini dimanjakan oleh indahnya ciptaan Allah di malam hari. Dia bernama bintang. Betapa eloknya langit, saat taburan bintang berkedip. Bintang pun tak sendiri karena ia ditemani bulan sabit yang memantulkan cahaya sang surya. Betapa nikmatnya mata ini dapat melihat bintang yang menghiasi pekatnya malam hari. Subhanallah.

Hmmm, beberapa hari lalu tepatnya hari Sabtu, 3 Rajab 1434 H atau bertepatan dengan 3 Mei 2014 alhamdulillah atas izin Allah saya berkesempatan hadir di majelis Kitab Tauhid yang diisi oleh Ust. Ikrimah hafidzhahullah. Dan bukanlah sebuah kebetulan, Allah telah menakdirkan bahwa pada saat itu dibahas tentang hukum mempelajari ilmu perbintangan alias astrologi. Nah, di dalam pembahasan tersebut salah satunya membahas tentang hikmah penciptaan bintang.

bintang dilangit-mselim3

Imam Al Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam shahihnya, bahwa Qatadah berkata :

خلق الله هذه النجوم لثلاث : زينة لاسماء ، ورجوما لالشياطين وعلامات يهتدى بها، فمن تأوّل فيها غير ذلك أخطأ و أضاع نصيبه وكلّف مالا علم له به

Artinya :
“Allah menciptakan bintang-bintang ini, untuk tiga hikmah : sebagai hiasan langit, sebagai alat pelempar syaithan, dan sebagai tanda-tanda untuk penunjuk (arah dsb)
Barangsiapa yang meyakini fungsi bintang selain itu, maka ia berarti telah berkata-kata dengan pikirannya semata, ia telah mendapatkan nasib buruk, menyia-nyiakan agamanya (berkonsekuensi dikafirkan) dan telah menyusah-nyusahkan berbicara yang ia tidak memiliki ilmu sama sekali”

Berdasarkan riwayat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa fungsi bintang diantaranya :
1. Sebagai hiasan langit
Hal ini sesuai dengan firman Allah

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ
“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang.” (QS. Al Mulk: 5)

2. Sebagai alat pelempar syaithan

وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ
“Dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk: 5)

3. Sebagai tanda-tanda untuk penunjuk (arah dsb)

وَعَلامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
“Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.” (QS. An Nahl: 16)

Oleh karena itu hendaknya kita tidak salah dalam menyikapi keberadaan bintang
dengan menyibukkan diri terhadap ramalan bintang atau zodiak yang tren dikalangan anak muda. Karena hal tersebut dapat menjerumuskan kita dalam kesyirikan. Meskipun hanya sekedar iseng namun, hal tersebut tetap dilarang karena dapat mengganggu aqidah kita.
Dan sudah sepantasnya kita sebagai seorang muslim senantiasa merenungkan penciptaan Allah dan bersyukur atas ciptaan Allah di alam semesta ini.

Wallahu a’lam

Sleman, 6 Rajab 1434 H/5 Mei 2014
Maraji’ :
– Kitabut Tauhid karya Syaikh Muhammad At Tamimy
– Catatan ta’lim Ma’had ‘Ilmi oleh Ahmad Fathan Hidayatullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s