Siapa yang Kita Cintai?


Karena sepakbola, orang bisa fanatik terhadap tim yang dibelanya. Bahkan sebagian sampai mengucapkan kata-kata yang menurut saya bisa “berbahaya”..
Misal :
“Menang kalah BA*C*L*NA tetep di hatiku”
“Apapun hasilnya, dukung PSS sampai mati”
“Hidup mati hanya demi PSS”

Yang paling bahaya kalimat-kalimat tadi bisa membawa seseorang lupa dan lalai terhadap agamanya..
Hidup kita adalah untuk ALLAH, bukan untuk tim kesayangan kita..
Hati kita akan dibuat lalai dengan mencintai tim kesayangan kita.
Alangkah lebih baik untuk mengisi hati kita dengan berdzikir dan ingat kepada ALLAH, dan membela agama ALLAH sampai mati..

cinta-ALLAH

Pertanyaan :
Apakah tim kesayangan yang orang bela mati-matian itu bakal menyelamatkan kehidupan akhiratnya?
Apakah dengan mendukung dan membela tim kesayangan kehidupan kita akan menjadi lebih baik?

Ingat, orang akan bersama yang dicintainya dan lihatlah apa atau siapa yang kita cintai sebagaimana hadits berikut ini :

Seseorang pernah datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata,

يَا رَسُولَ الله، كيف تقول فِي رَجُلٍ أحبَّ قَوْمًا ولَمْ يَلْحَقْ بِهِمْ؟

“Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai sebuah kaum namun dia tidak bertemu dengan mereka?”, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “Seseorang bersama dengan yang dicintainya”[1]. Karenanya barang siapa yang bisa mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan kecintaan yang benar maka ia akan meraih apa yang dijanjikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sabdanya المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “Seseorang bersama dengan yang dicintainya”[2], dan kelak ia akan bersama dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan barangsiapa yang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka jelas dia akan masuk kedalam surga. Wahai saudaraku…, kita harus bergembira dengan adanya kesempatan emas ini sebagaimana gembiranya para sahabat tatkala mengetahui kesempatan ini.
(www.firanda.com)

#renungan

Referensi :

[1] HR Al-Bukhari no 6169, 6170, dalam riwayat At-Thirmidzi (4/596) dari hadits Shofwan bin ’Assal ia berkata:

جاء أعرابي جهوري الصوت قال يا محمد الرجل يحب القوم ولما يلحق بهم فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم المرء مع من أحب

Datang seorang arab badui yang bersuara lantang, ia berkata, “Wahai Muhammad, seseorang mencintai suatu kaum dan ia tidak bertemu dengan mereka?”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Seseorang dikumpulkan kelak dengan yang ia cintai”

[2] HR Al-Bukhari no 6168, 6169, 6170

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s