Kajian Teknologi Web dan Trend-nya


A. Pendahuluan
Web berkembang sangat pesat dalam selama sepuluh tahun terakhir. Keberadaan web menjadi sebuah hal yang esensial bagi kehidupan manusia saat ini. Kemunculan teknologi web menjadikan peradaban manusia berkembang dengan sangat pesat. Web mampu menjadi jembatan yang menghubungkan antara manusia satu dengan yang lainnya tanpa harus bertatap muka secara langsung. Saat ini, berbagai macam situs web menyediakan informasi beragam yang dapat dengan mudah diakses dan diperoleh dengan gratis.

Teknologi web yang inovatif, terintegrasi, dan kemampuan yang canggih adalah sebuah keniscayaan yang harus dimiliki oleh sebuah situs web. Trend teknologi web saat ini telah mulai menggunakan teknologi-teknologi terbaru yang semakin memanjakan para developer dan end user. Faktor-faktor inilah yang memacu para pengembang web untuk terus membuat teknologi baru dan meningkatkan kemampuan web agar teknologi web semakin lebih baik.

B. Perkembangan Teknologi Web
Secara garis besar, perkembangan web dapat dibagi menjadi tiga fase yaitu web 1.0, web 2.0, dan web 3.0.

1. Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi awal dari website, dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan pengguna hanya sebagai pembaca. Adapun aktivitas yang dapat dilakukan hanyalah melakukan pencarian dan membaca informasi. Bahasa yang digunakan pada web 1.0 masih berupa HTML saja sehingga masih bersifat statis dan kurang interaktif.

2. Web 2.0
Web 2.0 muncul sekitar 2004 pada konferensi O’Reilly Media Web 2.0. Istilah tersebut diartikan sebagai versi baru dari WWW (World Wide Web) dimana para pengguna website dapat berkomunikasi 2 arah dan memiliki berbagai kelebihan lainnya. Web 2.0 menggunakan teknologi yang menggabungkan antara HTML, XHTML, CSS, Javascript, XML, dan AJAX. Teknologi ini menjadikan web 2.0 lebih interaktif dan mampu menyediakan konten dengan lebih menarik. Teknologi web 2.0 memungkinkan para pengguna saling terhubung satu sama lain untuk berbagi data di web melalui media jejaring sosial seperti Blog, Photo Sharing (flickr ), Video Sharing (YouTube ), Presentation Sharing (Slideshare.net ), Social Networking (facebook , myspace , twitter, linkedIn, dsb).

Karakteristik Web 2.0 :
 The Web as Platform
User dapat mengerjakan suatu aplikasi langsung melalui media internet tanpa harus mengerjakannya terlebih dahulu di desktop dan tanpa perlu melakukan instalasi aplikasi terlebih dahulu. Dalam hal ini, user hanya memerlukan browser dan koneksi internet untuk melakukan tugas-tugas seperti mengetik, melakukan perhitungan keuangan, merancang presentasi, dan sebagainya.
 Harnessing Collective Intelligence
Web 2.0 memiliki kemampuan untuk memanfaatkan tulisan orang lain untuk mengisi konten web secara kolektif bukan hanya webmaster yang dapat mengisi konten web seperti situs Youtube dan Wikipedia.
 Data is the Next Intel Inside
Merupakan suatu bentuk kepercayaan dari para pemberi data kepada pemilik website bahwa pada era web 2.0 data sangatlah penting dan harus selalu dilakukan update.
 End of the Software Release Cycle
Pada web 2.0 aplikasi dapat langsung digunakan hanya dengan menggunakan internet, dalam hal ini internet menjadi platform menjalankan program.
 Lightweight Programming Models
Pembuatan web 2.0 menggunakan bahasa yang ringan dan mendukung pengembagan program.
 Rich User Experience
Adanyan dukungan AJAX yang menggabungkan antara HTML, CSS, Javascript, dan XML menjadikan user merasakan nilai hal-hal baru yang inovatif dari sisi tampilan dan interaktivitas.

3. Web 3.0
Web 3.0 merupakan perkembangan dari generasi web 2.0 dimana dengan keberadaan teknologi ini web seolah-olah berada dalam dunia nyata. Web 3.0 adalah generasi ketiga dari internet yang akan berkembang pada dekade 2010-2020. Web 3.0 memiliki konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Konsep web 3.0 dapat diandaikan sebagai sebuah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Teknologi Web 3.0
 SOAP
Simple Object Access Protocol adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.
 REST
Representational state transfer merupakan suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk untuk pendistribusian sistem hypermedia seperti WWW.
 WSDL
WSDL adalah format XML yang diterbitkan untuk menerangkan web service. WSDL mendefinisikan:
 Pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
 Koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
 Bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol di mana servis ditempatkan.
 WDDX
Web Distributed Data eXchange adalah suatu mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang berbeda.

Kemampuan Web 3.0 :
 Semantic Web
Sebuah web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya. Satu informasi yang dibutuhkan oleh manusia dapat dengan mudah tersajikan dengan korelasi informasi yang tepat dan cepat.
 The 3D Web
Nuansa web semakin menarik dengan kemampuan visual 3 dimensi. Kita dapat mengunjungi berbagai tempat di dunia secara virtual dengan kemampuan akses data dan interaksi secara realtime tanpa harus meninggalkan rumah.
 The Media-Centric Web
Keyword bukan lagi satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang kita tuju. Photo, audio, video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan.
 The Pervasive Web
Web akan dengan mudah diakses dengan berbagai cara maupun perangkat. Tidak harus menggunakan komputer atau laptop. Berbagai perangkat mobile pun sekarang sudah sangat banyak yang mendukung.

C. Trend Teknologi Web
1. Penggunaan HTML 5 dan CSS 3
HTML 5 dan CSS 3 telah mengubah trend web masa kini. Keberadaanya telah mengambil alih teknologi sebelumnya yang masih mengandalkan flash untuk animasi dan photoshop untuk desain. Kemampuan HTML 5 dan CSS 3 telah banyak memberikan kemudahan dari sisi pengembang web.

2. Animasi dengan jQuery
JQuery adalah javascript library yang cepat dan ringan untuk menangani dokumen HTML, menangani event, membuat animasi dan interakasi AJAX. JQuery dirancang untuk mengubah cara anda menulis javascript karena jQuery dirancang untuk memperingkas kode-kode javascript. JQuery memiliki fitur-fitur yang juga telah menggantikan teknologi flash seperti slider, photo slideshow , modal dialog, dan sebagainya.

3. Teknologi desain web dengan touchscreen
Perkembangan gadget seperti smartphone, ipad, dan lain sebagainya yang menggunakan teknologi touchscreen atau layar sentuh telah menjadi trend dalam beberapa tahun belakangan. Keberadaanya menuntut para developer web untuk dapat menyesuaikan desain khusus yang mendukung.


4. Integrasi dengan media jejaring sosial dengan single sign on
Maraknya situs jejaring sosial akhir-akhir ini seperti facebook, twitter, dan sebagainya telah memberikan trend teknologi baru yaitu single sign on. Kebanyakan web saat ini memanfaatkan teknologi single sign on yang terintegrasi dengan situs-situs jejaring sosial untuk keperluan login pengunjung, download file, dan sebagainya. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk dapat menggunakan berbagai macam layanan hanya dengan memiliki account pada salah satu situs jejaring sosial.

Sumber :
http://bloggingly.com/konsep-web-20-apa-itu-web-20/
http://kontenpositif.com/perkembangan-teknologi-web-3-0
http://kenambukansenam.blogspot.com/2011/11/trend-teknologi-wen-desain-jaman.html
http://teknologibroadband.blogspot.com
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/perbedaan-antara-web-1-0-web-2-0-dan-web-3-0/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s