Mari Kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah


Akhir-akhir ini banyak orang terutama anak-anak muda yang mengeluh tentang kegalauan hati mereka di Facebook, Twitter, dan media jejaring sosial lainnya. Dari kacamata saya, kegalauan mereka tentu ada sebabnya. Kalau diusut, kehidupan dan keseharian sebagian dari pemuda-pemudi sangat jauh dari yang namanya Al Qur’an dan Sunnah. Sebagian mereka telah dilalaikan dari hal-hal duniawi, musik, fashion, mode, dan gaya hidup hura-hura lainnya.

Miris rasanya saat banyak pemuda yang cenderung lebih mengidolakan para artis, penyanyi, grup band, dan toko lain yang notabene kehidupannya jauh dari Qur’an dan Sunnah. Sebagai seorang pemuda muslim, tentunya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, dan para tabi’in lebih pantas untuk dijadikan idola karena keteguhan mereka terhadap Al Qur’an dan Sunnah.

Saudaraku, kita tidak pernah tau bagaimana kondisi kita saat ajal tiba, kita tidak tau bagaimana hisab kita di hari perhitungan nanti. Sudah sepantasnya, sejak saat ini, sejak detik ini kita mempersiapkan diri kita untuk kehidupan di akhirat nanti.

Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin pernah berkata “Mengherankan, orang-orang yang mencari kehidupan akhirat, kehidupan dunianya menjadi baik. Tapi orang-orang yang mencari kehidupan dunia, kehidupan dunia dan akhiratnya malah terkatung-katung.”

Oleh karena itu wahai saudaraku, mari kita siapkan sebaik-baiknya kehidupa kita di akhirat. Mari mengisi hari-hari kita dengan membaca Al Qur’an, membaca Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menuntut ilmu syar’i, membaca hikmah para ulama, melakukan kegiatan-kegiatan yang bermafaat bagi kehidupan dunia seperti bekerja yang halal, belajar, dan lain-lainnya.

Lewat tulisan ini, saya berusaha mengajak kepada adik-adik, rekan-rekan, dan para pemuda dimanapun berada untuk kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah yang shahih. Yakinlah wahai saudaraku, dengan berpegang teguh kepada keduanya insya ALLAH hidup kita akan menjadi lebih baik.


“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rosul dan taatilah pemimpin (penguasa) diantara kalian, apabila kalian berselisih pendapat tentang segala sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al Qur’an) dan Ar Rosul (As Sunnah)”
(Al Qur’an Surat An Nisa ayat 59)

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah shollalahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Aku tinggalkan dua perkara untuk kalian. Selama kalian berpegang teguh dengan keduanya tidak akan tersesat selama-lamanya, yaitu Kitabullah dan Sunnahku. Dan tidak akan terpisah keduanya sampai keduanya mendatangiku di haudh (Sebuah telaga di surga, Pen.).” (HR. Imam Malik secara mursal (Tidak menyebutkan perawi sahabat dalam sanad) Al-Hakim secara musnad (Sanadnya bersambung dan sampai kepada Rasulullah ) – dan ia menshahihkannya-) Imam Malik dalam al-Muwaththa’ (no. 1594), dan Al-HakimAl Hakim dalam al-Mustadrak (I/172).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s