Tentang DFD-ERD


Bismillah, hanya ingin berbagi saja. Beberapa waktu lalu atas izin Allah akhirnya aku telah menyelesaikan tugas akhirku dengan hasil yang lumayan lah, bisa menjadi pelebur segala rasa yang campur aduk deh pas ngerjainnya.

Ok, friend aku mulai dari permasalahan inti dari skripsi yang pernah kualami. Biasanya, untuk mahasiswa teknik informatika khususnya lagi buat yang ambil konsentrasi system informasi atau RPL dituntut untuk bisa membuat sebuah rancangan desain dari sistem yang akan dibangun. Nah, tentang masalah ini sebenarnya kita punya banyak opsi buat menentukan dengan apa kita akan mendesain sebuah system. Sejauh yang aku tahu, teman-teman di kampus sebagian besar masih banyak menggunakan DFD-ERD sebagai model perancangan system yang mereka buat. Meskipun sebenarnya kita juga bisa memakai UML atau tools yang lainnya.

Kali ini, aku mencoba sedikit berbagi ilmu tentang masalah perancangan DFD-ERD yang pernah aku dapat dari sumber-sumber terpercaya. Dan aku bersyukur saat KP dan skripsi aku punya beberapa teman, dosen pembimbing dan penguji yang bisa dibilang oke punya lah dalam urusan DFD-ERD. Sebenernya gak sulit-sulit amat kok untuk bikinnya. Cuma, kita musti ngerti dulu nih aturan-aturannya.

Ada beberapa temen yang datang buat konsultasi dan tanya2 DFD-ERD sama aku (Sorry, rada promosi dikit). Parahnya, sebagian dari kita, termasuk saya :p, bikin DFD-ERD setelah system udah jadi. Dan akhirnya DFD-ERD yang dibuat adalah hasil dari pemaksaan system yang sudah ada :P. Ada juga pengalamn unik yang pernah kualami beberapa hari lalu saat salah seorang teman membuatkan DFD ke teman yang lain. Ampun deh, bukan DFD yang dibikin tapi Flowchart dengan rasa DFD, wow!!! But overall, gak apa2 lah masih latihan kok, inysa ALLAH dimaafkan.

Let’s start.. Selain simbol-simbol DFD, ada beberapa hal pokok yang mesti kita tau sebelum membuat DFD, diantaranya :
1. Siapa saja sih terminator/entitas luar/pihak2 yang punya keterkaitan dengan system yang dibuat
2. Proses apa aja yang terjadi dalam system yang dibuat, proses di sini adalah sebuah bagian system yang melakukan transformasi terhadap input menjadi output
3. Komponen data store yang ada kaitannya dengan penyimpanan data, catatan sedikit bahwa data store yang ada pada DFD ini adalah modal untuk membuat ERD
4. Alur data yang ada dalam system yang menggambarkan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya
Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa unduh filenya di link berikut ini :
http://tavipia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15425/DFD.pdf
http://jalinas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/1026/DFD.pdf
http://lecturer.eepis-its.edu/~arna/Praktikum_RPL/DFD.pdf

Nah, untuk ERD mungkin teman-teman bisa membuat berdasar data store yang sudah ada saat membuat DFD. Catatan juga, biasanya sebagian teman bikin ERD tuh maksa-maksain dari tabel-tabel basis data yang udah dibuat. Meski sebenernya gak salah juga, tapi biasanya jadi nggak sesuai karena factor pemaksaan.

Sejauh yang aku tau ERD alias Entity Relationship Diagram itu ya menggambarkan data-data yang saling berelasi. Ya iya lah namanya aja Entity Relationship Diagram??!!! Nah, itu penting banget buat diperhatikan, karena biasanya sebagian teman bikin relasi yang mengada-ada biar ada relasinya,,, (parah!!!).
Ok deh, untuk ERD ni, kite perlu mengerti terhadap beberape perkare (melayu mode :D) di bawah ini :
1. Entitas apa aja yang ada dalam system yang dibuat
2. Atribut yang dimiliki entitas
3. Relasi atau hubungan antar entitas

Standar banget sih, tapi memang hal-hal di atas mesti kita pahami dulu. Lebih jelasnya bisa dibaca di link di bawah ini :
http://kur2003.if.itb.ac.id/file/ERD%202008.pdf
http://kur2003.if.itb.ac.id/file/SE6162%20ERD.pdf

That’s all. Mungkin sebagian teman sudah tau atau bahkan jenuh membaca tulisan ini. Tapi, apa salahnya untuk mau membaca beberapa teori tentang DFD-ERD terlebih dahulu sebelum membuatnya biar enggak bingung. Kalo masih bingung, insya ALLAH saya siap melayani.. hehe.. Terimakasih.

Advertisements

2 thoughts on “Tentang DFD-ERD

  1. Mas, kami lagi ad ujian kompetensi, yang awalny harus pake dfd erd, soal program rumah sakit, perkreditan motor, dan persediaan barang . Kira2 mana yg lebih mudah yaa?? trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s