Ramadhankan Harimu!!!


Friend, tak terasa Ramadhan 1431 H begitu cepat berlalu. Hari ‘Ied pun telah singgah dalam ceritera akhir Ramadhan kita semua. Kegembiraan serta syukur kehadirat Ilahi terucap dalam eloknya kata-kata mutiara atas kemenangan yang telah diraih. Tapi, apakah Ramadhan hanya akan berakhir begitu saja? Pergi, berlari, dan berlalu melewati hari-hari kita kemudian menghilang tanpa bekas sedikitpun.

Friend, sadarkah kita bahwa pada Bulan Ramadhan yang lalu kita telah menjadi manusia yang sangat luarrrrr biasa. Ramadhan membuat kita menjadi manusia yang spesial dan istimewa. Bagi kita yang bersungguh-sungguh memanfaatkan datangnya Bulan Suci Ramadhan tentu kita sangat merasakannya atau mungkin sudah sangat mendarah daging.

Bagi para pecinta Ramadhan, tidakkah kita telah menjadi sesosok manusia setengah malaikat yang senantiasa memenuhi aktivitas kita dengan ibadah? Tidakkah kita selalu mengisi malam-malam kita dengan shalat sunnah yang mungkin di hari lain kita hampir tak pernah melakukannya sebanyak 11 atau 23 rakaat? Tidakkah kita selalu menghiasi mata kita dengan bertadarus membaca ayat-ayat Al Qur’an? Tidakkah kaki ini sangat ringan untuk pergi shalat berjamaah ke masjid? Tidakkah tangan ini begitu dermawan dalam berinfaq? Tidakkah tubuh ini selalu rela mengorbankan diri untuk hadir di majelis-majelis ilmu?? Tidakkan semua anggota badan ini tak rela untuk melakukan perbuatan sia-sia tanpa makna saat ramadhan?? Subhanallah, masih banyak lagi aktivitas-aktivitas ibadah kita yang sangat biasa dilakukan di Bulan Ramadhan yang kemungkinan besar kita sangat jarang melakukannya di hari-hari biasa.

Friend, masihkah semua aktivitas itu membekas di setiap langkah dan keseharian kita sekarang? Ya, selepas Ramadhan rasanya semua itu seakan sirna tanpa bekas. Kini tak ada lagi semangat untuk mencari harta akhirat seperti saat Ramadhan. Bagi sebagian dari kita, berakhirnya Ramadhan berarti berakhir pula kegiatan amalan shalih kita, na’udzubillah. Dan tahukah kita, tak ada seorang pun yang bisa menjamin bahwa kita masih akan bertemu dengan Ramadhan berikutnya??

Friend, berangkat dari sanalah salah aku berfikir. Bagaimana seandainya kita menjadikan hari-hari yang kita lalui adalah Ramadhan. Ya, kita jadikan Ramadhan dalam setiap detik, langkah, dan hembusan nafas kita. Aku yakin, bahwa ada sebagian dari kita yang tak rela jika di luar Ramadhan masih ada yang mampu melakukan amaliah rutin Ramadhan. Aku yakin, masih ada dari sebagian kita yang tak rela jika malam harinya terlewat dari bangun malam, tertinggal untuk hadir dalam shalat berjamaah, lalai dari membaca Qur’an, absen dari hadir di majelis ilmu, dan lupa untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk bershadaqah. Dan aku sangat berharap bahwasannya kita semua adalah orang-orang yang termasuk masih bersemangat untuk meRamadhankan hari-hari kita. Sehingga tak ada lagi rasa malas untuk beramal shalih.

Friend, menengok beberapa aktivitas kita di bulan Ramadhan, aku bisa sedikit mengambil kesimpulan bahwa ada beberapa amalan penting yang mestinya tetap kita langgengkan di luar Bulan Suci. Dan sudah semestinya kita sebagai seorang Muslim selalu menjaganya. Bisa sedikit aku uraikan beberapa amalan itu, diantaranya :

1. Shalat 5 waktu berjamaah
Mmmm, bagi laki-laki tentunya di ya masjid, kecuali kalau ada uzur. Dan usahakan datang lebih awal (–mengingatkan diri sendiri :D–). Seandainya kita tahu tentang pahala, ganjaran, balasan, atau apalah tentang keutamaan berjamaah di masjid, tentulah kita tak akan pernah mau ketinggalan. Tentang dalil keutamaannya bisa dibaca di Riyadhus Shalihih karya An Nawawi,, kalau gak punya bisa pinjem saya :D…

2. Tadarus Al Qur’an
Aku heran, kenapa ya kita bisa sangat bersemangat untuk mengkhatamkan Al Qur’an di Bulan Ramadhan? Sampai-sampai kita rela duduk beberapa jam sampai kaki kesemutan, punggung capek, dan suara serak hanya untuk melahap lebih dari 1 juz pada saat Ramadhan, Allahu akbar. Hhhhhh, ampun deh semangatnya…

Friend, sudah seharusnya tadarus menjadi aktivitas wajib kita setiap hari. Karena Qur’an adalah pedoman, petunjuk, dan obat pelipur lara bagi kita maka sudah seharusnya kita rutin membaca dan mentadaburinya setiap hari. Al Qur’an adalah motivasi bagi kita yang sedang patah semangat, ia adalah penyejuk dikala pikiran panas, pelepas dahaga saat hati haus akan nasihat, dan penawar dari segala racun serta kotoran jiwa.

3. Shalat sunnah
Friend, tahukah kita bahwa banyak sekali amalan shalat sunnah yang telah dicontohkan oleh baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam?? Tapi, ada shalat sunnah yang memiliki keutamaan yang sangat besar. Yap, kita semua mungkin sudah sangat akrab dengan kata-kata shalat tahajjud atau shalat dhuha. Ya kan??

Shalat dhuha adalah shalat yang bisa menggugurkan kewajiban shadaqah dari sekian ratus ruas tulang kita dalam setiap harinya (Baca Riyadhus Shalihin). Minimal dua rakaat aja deh sehari. Selain itu ada shalat malam yang tak kalah besar manfaat dan keutamaannya. Nah, kalau di Bulan Ramadhan saja kita bisa melakukan shalat malam sebanyak 11 atau bahkan 23 rakaat kenapa tidak kita mencoba membiasakannya untuk mengerjakannya di luar Ramadhan??? Mmm, paling tidak 2 rakaat saja menurutku sudah lebih dari cukup daripada tidak sama sekali :D.

4. Shadaqah
Ramadhan telah membuat kita menjadi sosok yang begitu murah dan dermawan. Betul tidak??
Mungkin ada sebagian dari kita yang rutin mengisi kantongnya saat berjamaah shalat tarawih dengan uang receh atau bahkan uang kertas dengan nominal seribu minimal untuk berinfaq di masjid. Ckckckckck,,, hebat!!!

Perlu banget tuh dibiasakan paling tidak seminggu sekali pas Jumatan :D, karena dengan shadaqah kita akan terbiasa untuk tidak egois dan memang bisa menjadi washilah / sarana dalam menyampaikan hajat kita, dengan catatan ikhlas tentunya :D.

5. Hadir di majelis ilmu
Nah lo, habis Ramadhan jarang banget kan kita denger ceramah?? Nah, buat mengantisipasi kekeringan hati akibat gak pernah dengar taushiyah silahkan cari majelis-majelis pengajian di sekeliling kita. Minimal seminggu dua kali lah, yang satunya pas Jumatan 😀 (–lagi–) terus satunya lagi cari dong tempat –tempat yang rutin gitu mengadakan kajian. Friend, ingat sebagai calon penghuni akhirat kita mesti tau loh bekal apa aja yang harus dipersiapkan :D. Ingat juga, bahwa mencari ilmu itu wajib hukumnya bagi lelaki muslim dan perempuan muslim.

6. Puasa
Loh,,,, puasanya kok diluar Ramadhan juga. Eittt,,, tunggu dulu! Yang ini bukan puasa wajib friend. Yah, paling tidak kita juga boleh dong membiasakan diri mengosongkan perut alias berpuasa selain bulan Ramadhan. Banyak kan puasa sunnah yang sudah dicontohkan baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam?? Ada puasa 6 hari di bulan Syawal yang pahalanya menyamai puasa selama setahun penuh, ada puasa Senin Kamis, ada juga puasa Nabi Dawud, dan masih banyak lai kan?? Nah, tapi kalo yang ini semampunya aja. Disesuaikan dengan kondisi kita. Jangan terlalu dipaksakan kalau sekiranya aktivitas kita emang butuh tenaga extra.

Friend, itu tadi sedikit uraian yang bisa aku simpulkan. Pada intinya, aku mengajak diriku pribadi dan sahabat sekalian untuk senantiasa istiqomah dalam melakukan ketaatan dan beramal shalih. Ingat, Allah tak akan pernah menyia-nyiakan amalan dan kesungguhan kita. Allah Maha Tahu apa yang kita lakukan. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu bersemangat dalam kebaikan, saling mengingatkan satu sama lain, dan melanggengkan amalan shalih.

Aku memohon agar kita semua selalu diberikan kekuatan, keikhlasan, ketulusan, kesungguhan, semangat, dan katawadhu’an dalam bertaqarrub kepadaNya. Semoga kita selalu dalam bimbingan dan petunjuk Allah ‘azza wa jalla, Amin…..
So, Ramadhankan Harimu!!!
SELAMAT MENCOBA!!!!! Bismillah, Allahu akbar…
Ahmad Fathan Hidayatullah
–17 September 2010–

Advertisements

2 thoughts on “Ramadhankan Harimu!!!

  1. hmmm semangat,!!!!!

    yang masih sulit subuhan di masjid, masih berpikir tentang makalahnya qiblati :(, kapan ku bisa beli bukunya ya….

    shadaqoh juga :P, agak telmi…

    Sip makasih artikelnya… bagus..

  2. Pingback: SyawalanQ di 1431H… « .: Some Words :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s