Aku Merindukanmu


Subhanallah, betapa indahnya cahaya sore ini. Heningnya cahaya senja menguning yang indah menyelinap masuk memantul di lantai kamar adikku. Sejuknya udara hadir di tengah-tengah kelembutan sisa air hujan di luar kaca jendela menambah indahnya suasana senja. Kulihat seberkas cahaya masuk melalui celah jendela kamar adikku yang dulu tak lain adalah kamarku. Kamar ini, kamar yang pernah jadi saksi bisu atas perjuanganku. Kamar yang pernah menemaniku saat aku belajar sewaktu sekolah dulu.

Kamar ini, selalu setia menjadi pelepas lelahku dari kejenuhanku. Ia menjadi sumber inspirasi kala pikiran mulai tak termotivasi. Kesunyiannya sungguh tak tergantikan. Aku ingat kala senja mulai meredup seraya menyembunyikan hingar bingar kesibukan dunia. Senja hari, dari sudut kamar ini terdengar lirih suara lantunan Qur’an nan indah para santri yang dengan khusyu’nya membaca surat cinta Sang Ilahi. Masya Allah, keindahan tak tergantikan. Fajar pun menampakkan dirinya. Selalu saja kudengar sayup-sayup lantunan bacaan Qur’an santri yang seolah tak mau berhenti menghiasi suara dalam kamarku. Sungguh indah, betapa lembutnya suara mereka. Keindahan itulah yang membuatku selalu rindu untuk kembali ke kamar ini lagi.

Kini kamarku pun berwajah baru. Berbeda dengan kamar yang pernah aku tempati dahulu. Adikku menatanya dengan nuansa sedikit berbeda dengan seleraku. Kubiarkan ia berkreasi untuk menyalurkan imajinasinya. Aku tahu suatu saat nanti adikku pergi meninggalkan kamar ini sepertiku untuk menimba ilmu di suatu tempat. Dan mungkin adikku akan merasakan hal yang sama denganku karena indahnya suasana kamar ini. Kini aku hanya bisa menitipkan kamar ini pada adikku yang masih rela merawatnya dan mau untuk tinggal di dalamnya. Semoga kamar ini akan tetap menjadi inspirasi positif bagi siapa pun yang ada di dalamnya.
Fathan El ‘Arifin -29 April 2010-

Advertisements

One thought on “Aku Merindukanmu

  1. Waduh kalau kamar ku bernuansa negatip kali ya…
    jarang ditempetin…..

    Dipakai cuman pas ganti baju ama sholat tok 🙂
    bobok diruang tamu 😀

    sip deh…

    nulis lagi dong, temen-temen pada libur nulisnya.. anak-anak second floor juga 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s